Sejarah
Perkembangan Game
Game berasal dari kata bahasa
inggris yang memiliki arti dasar Permainan. Permainan dalam hal ini merujuk
pada pengertian “kelincahan intelektual” (intellectual playability). Game juga
bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Ada target-target
yang ingin dicapai pemainnya.
Kelincahan intelektual, pada tingkat
tertentu, merupakan ukuran sejauh mana game itu menarik untuk dimainkan secara
maksimal. Pada awalnya, game identik dengan permainan anak-anak. Kita selalu
berpikir game merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak yang dapat
menyenangkan hati mereka. Dengan kata lain, segala bentuk kegiatan yang memerlukan
pemikiran, kelincahan intelektual dan pencapaian terhadap target tertentu dapat
dikatakan sebagai game.
Tetapi yang akan dibahas pada kesempatan ini
adalah game yang terdapat di komputer, baik off line maupun online. Saat ini
perkembangan games di komputer sangat cepat. Para pengelola industri game
berlomba-lomba untuk menciptakan game yang lebih nyata dan menarik untuk para
pemainnya. Hal inilah yang membuat perkembangan games di komputer sangat cepat.
Sehingga games bukan hanya sekedar permainan untuk mengisi waktu luang atau
sekedar hobi. Melainkan sebuah cara untuk meningkatkan kreatifitas dan tingkat
intelektual para penggunanya.
Jadi, bermain game adalah suatu proses “fine
tuning” (atau penyamaan frekuensi) dari logika berpikir anak-anak kita dengan
logika berpikir aplikasi komputer yang canggih tadi. Pada saat bersamaan, game
juga secara nyata mempertajam daya analisis para penggunanya untuk mengolah
informasi dan mengambil keputusan cepat yang jitu. Namun, tentu saja kenyataan
juga harus kita masukkan kedalam perhitungan. Kenyataan itu diantaranya adalah
kecanduan para pemain / penggunanya yang akut terhadap permainan komputer
semacam ini. Mereka bisa lupa segala-galanya akan tugas mereka yang lain
termasuk tugas menuntut ilmu.
Generasi pertama
Game yang terkenal pada
masa itu adalah PONG merupakan game yang seperti bermain ping pong yang dapat
dimainkan oleh dua orang. Pada waktu PONG dimainkan pada console Oddysey yang
di produksi pertama kali oleh perusahaan Magnavox.Console ini sangat pencuri
perhatian karena ini merupakan trobosan pertama sebuah pemainan yang dapat
dimainkan oleh manusia yang berinterasi dengan mesin. Dan benar dapat
mendapatkan kesenangan dari permainan yang dimainkan. Console ini keluar pada
tahun 1972.
Generasi kedua
Generasi kedua dimulai pada
tahun 1976 dimana era munculnya 8 bit kurang dari 4 bit era. Pada generasi
ini keluar console gameyang di rilis oleh Fairchild Channel F dan Radofin
1292 Advanced Programmable Video system.Dan pada generasi kedua ini juga banyak
bermunculan console video game dan menjadi buruan orang banyak. Console
yang termasuk generasi kedua adalah dari ki-ka adalah Fairchild Channel F,Atari
2600, Magnavox Odyssey ver. 2 , Atari 5200.
Generasi ketiga
Merupakan generasi
munculnya nitendo dan sega. Console game yang pertama kali saya mainkan.
Generasi tiga ini dimulai pada tahun 1983 yang di produksi oleh negri matahari
terbit yaitu jepang yang perusahaannya bernama FAMICOM atau yang suka saya
sebut sebagi nitendo yang juga menggunakan 8 bit prosessor. Dan setelah itu
muncul SEGA yang menjadi saingan NITENDO pada game console yang beredar. Secara
kualitas gambar kedua console game ini hampir sama, tetapi sega memiliki 16 bit
prosessor .
Generasi Keempat
Disini mulai mengenal
console game mini yang bisa dibawa kemana-mana. Generasi empat dimulaia pada
tahun 1988 dimana nitendo dan sega masih terus bersaing Sega mengeluarkan sega
baru yaitu Sega mega drive yang kualitas gambarnya lebih bagus dibandingkan
nitendo setelah itu NES tidak mau kalah sehingga NES kembali meluncurkan
SNES(super nitendo entertainment system. Dan setelah itu bermunculan console
game mini seperti gameboy yang diprduksi oleh nitendo, dan mulai berkeluaran
produk console game yang berbasis CD.
Generasi Kelima
Ini merupakan perkembangan
yang paling drasitis SONY mengeluarkan SONY PlayStation yang menrupakan console
game yang sudah bisa memiliki gambar 3D dan menggunakan prosessor 32 bit.
Console ini menggunakan CD untuk memainkan jenis permainan dengan menggunakan
optic utuk membaca kepingan CD setiap game yang di masukan. Kualitas gambar
hamper seperti real. Seluruh orang didunia menganggap ps ini sebagai trobosan
yang baik dalam dunia game.
Generasi keenam
Pada Generasi ini mulai
berdatangan console game yang mendukung gambar 3D dan mulai persaingan yang
ketat karena beberapa produsen menunjukan keunggulan masing- masing dari
console yang mereka produksi. Seperti xbox yang ingin menyaingi ketenaran
dari playstation tetapi SONY tidak mau ambil diam, lalu dia memproduksi PS2
yang kualitas gambar lebih baik dari ps1. Ps2 ini menggunakan RAM dan
menggunakan kepingan DVD karena data dari video game yang disimpan sudah cukup
besar sekitae 4 gigabite.
Generasi ketujuh
Sony playstasion
mengeluarkan PS3 yang kualitas gambar real pada generasi ini juga keluar
saingan dari ps3 yaitu xbo 360 dan nitendo wii. Semua game ini memiliki
kualitas gambar yang hamper sama tetapi sangat jauh dengan kualitas gambar di
generasi kelima. Dan data pad video game yang diggunakan cukup besar. Seperti
Sony play station 3 menggunakan blue ray , blue ray berkapasitas 200 giga bite
bahkan sekarang sudah ada yang 500 gigabite.Semua console ini juga bisa dimainkan
didalam PC atau computer tetapi computer anda harus berspesifikasi bagus
sehingga dapat menampilkan gambar real dengan kualitas gambar yang bagus.
Definisi Game dan jenis-jenis
game
Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan
istilah game, bahkan semua kalangan dari anak kecil sampai orang tua pasti
mengenal istilah ini. Saat ini sudah banyak bermacam-macam game yang sudah
beredar luas di luar sana. Tapi, apa sih pengertian game sebenarnya? Dan apa
saja jenis-jenisnya? Berikut akan dijelaskan apa sih pengertian game dan
jenis-jenisnya.
DEFINISI GAME
Dalam kamus bahasa Indonesia “Game”diartikan
sebagai permainan. Permainan merupakan bagian dari bermain dan bermain juga
bagian dari permainan keduanya saling berhubungan. Permainan adalah kegiatan
yang kompleks yang didalamnya terdapat peraturan, play dan budaya. Sebuah
permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan,
disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan merupakan
rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk
membatasi perilaku pemain dan menentukan permainan. Game bertujuan untuk
menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga orang dewasa.
Games sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan
konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena
dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk
menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga bisa merugikan karena
apabila kita sudah kecanduan game kita akan lupa waktu dan akan mengganggu
kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan.
Game berasal dari kata bahasa inggris yang
berarti dasar permainan. Permainan dalam hal ini merujuk pada pengertian
kelincahan intelektual( Intellectual Playability Game) yang juga bisa diartikan
sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Dalam game, ada target-target yang
ingin dicapai pemainnya.
BERDASARKAN JENIS “PLATFORM” ATAU ALAT YANG DI GUNAKAN :
1.Arcade games,
yaitu yang sering disebut ding-dong di Indonesia, biasanya berada di daerah /
tempat khusus dan memiliki box atau mesin yang memang khusus di design untuk
jenis video games tertentu dan tidak jarang bahkan memiliki fitur yang dapat
membuat pemainnya lebih merasa “masuk” dan “menikmati”, seperti pistol, kursi
khusus, sensor gerakan, sensor injakkan dan stir mobil (beserta transmisinya
tentunya).
2.PC Games , yaitu video game yang dimainkan
menggunakan Personal Computers..
3.Console games, yaitu video games yang dimainkan
menggunakan console tertentu, seperti Playstation 2, Playstation 3, XBOX 360,
dan Nintendo Wii..
4. Handheld games, yaitu yang dimainkan di console khusus
video game yang dapat dibawa kemana-mana, contoh Nintendo DS dan Sony PSP..
5.Mobile games, yaitu yang dapat dimainkan atau khusus
untuk mobile phone atau PDA..
BERDASARKAN “GENRE” PERMAINANNYA
:
1. Aksi – Shooting,
(tembak-tembakan , atau hajar-hajaran bisa juga tusuk-tusukan, tergantung
cerita dan tokoh di dalamnya), video game jenis ini sangat memerlukan kecepatan
refleks, koordinasi mata-tangan, juga timing, inti dari game jenis ini adalah
tembak, tembak dan tembak. Termasuk didalam-nya :
a.First person shooting (FPS)
seperti Counter Strike dan Call of Duty
b.Drive n’
shoot, menggunakan unsur simulasi kendaraan tetapi tetap dengan
tujuan utama menembak dan menghancurkan lawan, contoh : Spy Hunter, Rock and
Roll Racing, Road Rash.
c. Shoot em’
up, seperti Raiden, 1942, dan gradius.
d. Beat ‘em up
(tonjok hajar) seperti Double Dragon dan Final Fight, lalu hack and slash (tusuk tebas)
seperti Shinobi dan Legend of Kage.
e. Light gun
shooting, yang menggunakan alat yang umumnya berbentuk seperti
senjata, seperti Virtua Cop dan Time Crisis.
2. Fighting (
pertarungan ) Ada yang mengelompokan video game fighting di
bagian Aksi, namun penulis berpendapat berbeda, jenis ini memang memerlukan
kecepatan refleks dan koordinasi mata-tangan, tetapi inti dari game ini adalah
penguasaan jurus (hafal caranya dan lancar mengeksekusinya), pengenalan
karakter dan timing sangatlah penting, o iya, combo-pun menjadi esensial untuk mengalahkan lawan
secepat mungkin. Dan berbeda seperti game Aksi pada umumnya yang umumnya hanya
melawan Artificial Intellegence atau istilah umumnya melawan komputer saja, pemain
jenis fighting game ini
baru teruji kemampuan sesungguhnya dengan melawan pemain lainnya. Seri Street
Fighter, Tekken, Mortal Kombat, Soul Calibur dan King of Fighter adalah
contohnya.
3. Aksi –
Petualangan. Memasuki gua bawah tanah, melompati bebatuan di
antara lahar, bergelayutan dari pohon satu ke pohon lain, bergulat dengan ular
sambil mencari kunci untuk membuka pintu kuil legendaris, atau sekedar mencari
telepon umum untuk mendapatkan misi berikutnya, itulah beberapa dari banyak hal
yang karakter pemain harus lakukan dan lalui dalam video game jenis ini.
Menurut penulis, game jenis ini sudah berkembang jauh hingga menjadi genre
campuran action beat-em up
juga, dan sekarang, di tahun 2000 an, jenis ini cenderung untuk memiliki visual
3D dan sudut pandang orang ke-tiga. Tomb Rider, Grand Theft Auto dan Prince of
Persia termasuk didalamnya.
4. Petualangan.
Bedanya dengan jenis video game aksi-petualangan, refleks dan kelihaian pemain
dalam bergerak, berlari, melompat hingga memecut atau menembak tidak diperlukan
di sini. Video Game murni petualangan lebih menekankan pada jalan cerita dan
kemampuan berpikir pemain dalam menganalisa tempat secara visual, memecahkan
teka-teki maupun menyimpulkan rangkaian peristiwa dan percakapan karakter hingga
penggunaan benda-benda tepat pada tempat yang tepat. Termasuk didalamnya:
a. Petualangan dengan teks
atau sistem tunjuk dan klik, contoh: Kings Quest, Space Quest, Heroes Quest,
Monkey Island, Sam and Max,
b.Novel atau
film interaktif, seperti game “dating”
yang banyak beredar di jepang, Dragons Lair dan Night Trap.
5. Simulasi,
Konstruksi dan manajemen. Video Game jenis ini seringkali
menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia nyata dan
memperhatikan dengan detil berbagai faktor. Dari mencari jodoh dan pekerjaan,
membangun rumah, gedung hingga kota, mengatur pajak dan dana kota hingga
keputusan memecat atau menambah karyawan. Dunia kehidupan rumah tangga sampai
bisnis membangun konglomerasi, dari jualan limun pinggir jalan hingga membangun
laboratorium cloning. Video Game jenis ini membuat pemain harus berpikir untuk
mendirikan, membangun dan mengatasi masalah dengan menggunakan dana yang
terbatas. Contoh: Sim City, The Sims, Tamagotchi.
6. Role Playing.
Video game jenis ini sesuai dengan terjemahannya, bermain peran, memiliki
penekanan pada tokoh/peran perwakilan pemain di dalam permainan, yang biasanya
adalah tokoh utamanya, dimana seiring kita memainkannya, karakter tersebut
dapat berubah dan berkembang ke arah yang diinginkan pemain ( biasanya menjadi
semakin hebat, semakin kuat, semakin berpengaruh, dll) dalam berbagai parameter
yang biasanya ditentukan dengan naiknya level,
baik dari status kepintaran, kecepatan dan kekuatan karakter, senjata yang
semakin sakti, ataupun jumlah teman maupun mahluk peliharaan.Secara kebudayaan,
pengembang game Jepang biasanya membuat Role Playing Game (RPG) ke arah cerita linear
yang diarahkan seolah karakter kita adalah tokoh dalam cerita itu, seperti
Final Fantasy, Dragon Quest dan Xenogears. Sedangkan pengembang game RPG Eropa, cenderung membuat
karakter kita bebas memilih jalan cerita sendiri secara non-linear, seperti
Ultima, Never Winter Nights, baldurs gate, Elder Scroll, dan Fallout.
7. Strategi.
Kebalikan dari video game jenis action yang berjalan cepat dan perlu refleks
secepat kilat, video game jenis strategi, layaknya bermain catur, justru lebih
memerlukan keahlian berpikir dan memutuskan setiap gerakan secara hati-hati dan
terencana. Video game strategi biasanya memberikan pemain atas kendali tidak
hanya satu orang tapi minimal sekelompok orang dengan berbagai jenis tipe
kemampuan, sampai kendaraan, bahkan hingga pembangunan berbagai bangunan,
pabrik dan pusal pelatihan tempur, tergantung dari tema ceritanya. Pemain game
strategi melihat dari sudut pandang lebih meluas dan lebih kedepan dengan waktu
permainan yang biasanya lebih lama dan santai dibandingkan game action.
Unsur-unsur permainannya biasanya berkisar sekitar, prioritas pembangunan,
peletakan pasukan, mencari dan memanfaatkan sumberdaya (uang, besi,
kayu,minyak,dll), hingga ke pembelian dan peng-upgrade-an pasukan atau
teknologi. Game jenis ini terbagi atas:
a.Real time Strategy, game
berjalan dalam waktu sebenarnya dan serentak antara semua pihak dan pemain
harus memutuskan setiap langkah yang diambil saat itu juga berbarengan mungkin
saat itu pihak lawan juga sedang mengeksekusi strateginya. Contoh: Starcraft,
Warcraft , dan Command and Conquer.
b.Turn based
Strategy , game yang berjalan secara bergiliran, saat kita
mengambil keputusan dan menggerakan pasukan, saat itu pihak lawan menunggu,
begitu pula sebaliknya, layaknya catur.
contoh: Front Mission, Super robot wars, Final Fantasy tactics, Heroes of might
and magic, Master of Orion.
Sebenarnya ada yang memilah lagi menjadi jenis
tactical dan strategi, namun penulis cenderung untuk menggabungkannya karena
perbedaannya hanya ada di masalah skala dan ke-kompleks-an dalam manajemen
sumber daya-nya saja.
8. Puzzle.
Video game jenis ini sesuai namanya berintikan mengenai pemecahan teka-teki,
baik itu menyusun balok, menyamakan warna bola, memecahkan perhitungan
matematika, melewati labirin, sampai mendorong-dorong kota masuk ke tempat yang
seharusnya, itu semua termasuk dalam jenis ini. Sering pula permainan jenis ini
adalah juga unsur permainan dalam video game petualangan maupun game edukasi.
Tetris, Minesweeper, Bejeweled, Sokoban dan Bomberman.
9. Simulasi
kendaraan. Video Game jenis ini memberikan pengalaman atau
interaktifitas sedekat mungkin dengan kendaraan yang aslinya, muskipun
terkadang kendaraan tersebut masih eksperimen atau bahkan fiktif, tapi ada
penekanan khusus pada detil dan pengalaman realistik menggunakan kendaraan
tersebut. Terbagi atas beberapa jenis:
a. Perang. Video
game simulasi kendaraan yang sempat tenar di tahun 90-an ini mengajak pemain
untuk menaiki kendaraan dan berperang melawan kendaraan lainnya. Dan kebanyakan
diantaranya memiliki judul sama dengan nama kendaraannya. Contoh : Apache 64,
Comanche, Abrams, YF-23, F-16 fighting eagle.
Tetapi game kehidupan bajak laut seperti
‘Pirates!’ pun dapat dikategorikan disini.
b.Balapan.
Dari namanya sudah jelas, siapa sampai duluan di garis finish dialah
pemenangnya! Terkadang malah pemain dapat memilih kendaraan, mendandani,
upgrade mesin bahkan mengecatnya. Contoh: Top Gear, Test Drive, Sega Rally
Championship, Daytona, Grand Turismo, Need For Speed, Mario Cart, ManXTT.
c.Luar
Angkasa. Walau masih dapat dikategorikan simulasi kendaraan perang,
tetapi segala unsur fiksi ilmiah dan banyaknya judul yang beredar membuat
subgenre ini pantas dikategorikan diluar simulasi kendaraan perang. Jenis ini
memungkinkan pemain untuk menjelajah luar angkasa, berperang dengan mahluk
alien, mendarat di planet antah berantah atau sekedar ingin merasakan bagaimana
menjadi kapten di film fiksi ilmiah kesayangan kamu. Contoh: Wing Commander,
Freelancer , Star Wars X-Wing, Star Wars Tie Fighter, dll.
d.Mecha. Pendapat
bahwa hampir tidak ada orang yang terekspos oleh film robot jepang saat
kecilnya tidak memimpikan ingin mengendalikan robot, memang sulit dibantah.
Dipopulerkan oleh serial Mechwarrior oleh Activision, subgenre Simulasi Mecha
ini memungkinkan pemainnya untuk mengendalikan robot dan menggunakannya untuk
menghancurkan gedung, helikopter dan tentu saja robot lainnya. Contoh:
Mechwarrior, Gundam Last war Chronicles, dan Armored Core.
10. Olahraga. Singkat padat jelas, bermain sport di PC
atau konsol anda. Biasanya permainannya diusahakan serealistik mungkin walau
kadang ada yang menambah unsur fiksi seperti NBA JAM. Contohnya pun jelas, Seri
Winning Eleven, seri NBA, seri FIFA, John Madden NFL, Lakers vs Celtics, Tony
hawk pro skater, dll.
KATEGORI-KATEGORI LAINNYA :
1. Multiplayer Online. Game
yang lagi trend di Indonesia bahkan dunia,menjadi salah satu titik balik
mengapa dunia game dan internet di Indonesia dapat berkembang. Dan karena
dimainkan online dan dengan sistem pembayaran menggunakan voucher, pembajakan
sudah tidak menjadi masalah lagi. Game yang dapat dimainkan secara bersamaan
oleh lebih dari 2 orang (bahkan dapat mencapai puluhan ribu orang dalam satu
waktu) membuat pemain dapat bermain bersama dalam satu dunia virtual dari
sekedar chatting hingga membunuh naga bersama teman yang entah bermain di mana.
Umumnya permainan tipe ini dimainkan di PC dan bertema RPG, walau ada juga yang
bertema music atau action. Contoh: Ragnarok online, O2jam, World of Warcraft,
Ayo Dance, Lineage, Rose online
2. Casual games. Sesuai namanya, game yang casual itu tidak
kompleks, mainnya rileks dan sangat mudah untuk dipelajari ( bahkan cenderung
langsung bisa dimainkan ). Jenis ini biasanya memerlukan spesifikasi komputer
yang standar pada jamannya dan ukurannya tidak lebih dari 100 MB karena
biasanya dapat di download versi demo-nya di website resminya. Genre
permainannya biasanya puzzle atau action sederhana dan umumnya dapat dimainkan
hanya menggunakan mouse ( biasanya game lain menggunakan banyak tombol
tergantung game-nya ). Contoh: Diner Dash, Sally Salon, Bejeweled, Zuma,
Feeding Frenzy, Insaniquarium.
3. Edugames. Video Game jenis ini dibuat dengan tujuan
spesifik sebagai alat pendidikan, entah untuk belajr mengenal warna untuk
balita, mengenal huruf dan angka, matematika, sampai belajar bahasa asing.
Developer yang membuatnya, harus memperhitungkan berbagai hal agar game ini
benar-benar dapat mendidik, menambah pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan
yang memainkannya. Target segmentasi pemain harus pula disesuaikan dengan
tingkat kesulitan dan design visual ataupun animasinya. Contoh edugames : Bobi
Bola, Dora the explorer, Petualangan Billy dan Tracy.
4. Advergames. Sering mengunjungi website merek-merek kesayangan
anda? Permen coklat M&M, Coca-cola, Nike, A-Mild, atau Rexona? Anda pasti
menemukan game-game yang dapat dimainkan lalu dapat anda beritahukan /
mengundang langsung ke teman-teman anda. jenis game yang biasanya mudah
dimainkan ini mengusung dan menampilkan produk atau brand mereka baik secara
gamblang maupun tersembunyi. Di era tumbuhnya media-media baru berteknologi
tinggi sekarang ini, dunia periklanan memang sudah tidak lagi terbatas pada TV,
koran, majalah, billboard dan radio, video game sekarang telah menjadi sarana
beriklan atau membangun brand-awareness
yang efektif. Baik melalui internet maupun di mainkan di event-event mereka,
edugames terasa semakin dibutuhkan untuk menjaring calon konsumen bagi produk
yang menggunakan advergames ini. Contoh produk di indonesia yang membuat
advergames: A-Mild, Rexona teens, Axe
Definisi game menurut :
Berikut ini adalah pengertian dan definisi game:
# JOHN C BECK & MITCHELL WADE
Game adalah penarik perhatian yang telah terbukti
Game adalah lingkungan pelatihan yang baik bagi dunia nyata
dalam organisasi yang menuntut pemecahan masalah secara kolaborasi
# IVAN C. SIBERO
Game merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan dan
dinikmati para pengguna media elektronik saat ini.
# FAUZI A
Game merupakan suatu bentuk hiburan yang seringkali
dijadikan sebagai penyegar pikiran dari rasa penat yang disebabkan oleh
aktivitas dan rutinitas kita
# SAMUEL HENRY
Game merupakan bagian tak terpisahkan dari keseharian anak,
sedangkan sebagian orang tua menuding game sebagai penyebab nilai anak
turun, anak tak mampu bersosialisasi, dan tindakan kekerasan yang dilakukan
anak
# ANDIK SUSILO
Game adalah salah satu candu yang susah dihilangkan,
bahkan ada yang mengatakan bahwa candu game online setara dengan narkoba
# JOHN NAISBITT
Game merupakan sistem partisipatoris dinamis karena game
memiliki tingkat penceritaan yang tidak dimiliki film
# ALBERT EINSTEIN
Game adalah bentuk investigasi paling tinggi
# WIJAYA ARIYANA & DENI ARIFIANTO
Game merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi masalah
besar bagi pengguna komputer, karena untuk dapat memainkan game dengan nyaman,
semua komponen komputernya harus memiliki kualitas yang baik, terutama VGA
card-nya
Source:
http://carapedia.com/pengertian_definisi_game_info2144.html
http://chikhungunya.wordpress.com/2011/05/26/definisi-game-dan-jenis-jenisnya/
http://maylanos.blogspot.com/2011/02/sejarah-perkembangan-game.html