Minggu, 28 November 2010

tugas ISD bab 6

1. Pelapisan sosal

A. Pengertian

Menurut Pitririm A. Sorokin pelapisan sosial adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yg tersusun secara bertingkat

B. Pelapisan Sosial

Pelapisan masyarakat dalam masyarakat primitive :

Ø Perbedaan struktur ekonomi

Ø Klompok-kelompok suku

Ø Berdasarkan jenis kelamun dan umur

Ø Orang-orang yg dikucilkan

Ø Pemimpin yg berpengaruh

Ø Pembagian kerja

C. Terjadinya Pelapisan Sosial :

· Terjadi dengan sendirinya

· Terjadi dengan sengaja

D. Pembedaan Sisitem pelapisan menururt Sifatnya :

1. Sifat pelapisan masyarakat yang tertutup

2. Sifat pelapisan masyarakat terbuka

E. Beberapa teori tentang pelapisan social :

Aristoteles : orang kaya, menengah, melarat

Vilfredo pareto : elite dan non-elite

Karl max : kelas yang mempunyai tanah dan alat-alat produksi lainnya dan kelas yang tidak punya

Ukuran golongan masyarakat :

1. Ukuran kekayaan

2. Ukuran kekuasaan

3. Ukuran kehormatan

4. Ukuran Ilmu Pengetahuan

2. Kesamaan Derajat

A. Persamaan Hak : tercantum dalam Universal Declraration of Human Right

B. Persamaan Derajat di Indonesia : UUD ’45 pasal 27, 29 dan 31

3. Elite dan Massa

1. Elite

a. Pengertian : sekelompok orang yang terkemuka di bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.

b. Fungsi elite dalam memegang strategi

Pembedaan elite pemegang strategi secara garis besar :

· Elite politik

· Elite ekonomi, militer, diplomatic, dan cendikiawan

· Elite agama, filsuf, pendidik, dan pemuka agama

2. Massa

a. Massa adalah suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spontan yang dalam beberapa hal menyerupai crowd.

b. Hal-hal penting dalam massa :

1. Keanggotaan berasal dari semua lapisan masyarakat

2. Massa adalah kelompok yg anonym

3. Sedikit interaksi antar anggota

4. Very loosely organized

c. Peranan individu di dalam massa penting sekali

d. Masyarakat dan massa

· massa adalah gambaran kosong dari masyarakat

e. Hakekat dan perilaku massa

· Bentuk perilaku massa terletak pada garis aktivitas individual dan bukan

· Pada tindakan bersama

f. Peranan elite terhadap massa :

Ø Pencerminan kehendak masyarakatnya

Ø Memajukan kehidupan masyarakat

Ø Peranan moral dan solidaritas kemanusiaan

Ø Memenuhi kebutuhan pemuasan hedonic

4. Pembangian Pendapatan

1) Komponen Pendapatan

Rumah tangga produsen dan rumah tangga konsumen

2) Perhitungan Pendapatan

a. Sewa Tanah

adalah bagian dari pendapatan nasional yang diterima oleh pemilik tanah, karena telah menyewakan tanahnya pada penggarap.

b. Upah

Bagian dari pendapatan nasional yang diterima oleh buruh, karena menyumbangkan tenaganya dalam proses produksi.

c. Bunga Modal

Bagian dari pendapatan nasional yang diterima oleh pemilik modal, karena telah meminjamkan modalnya dalam proses produksi.

d. Laba Pengusaha

Balas jasa yang berupa keuntungan, karena telah mengorganisasikan factor-faktor produksi dalam melakukan proses produksi.

3) Distribusi Pendapatan

Dua cara pendistribusian pendapatan Nasional :

1. Aliran Liberal

2. Aliran Pemerintah

tugas ISD bab 6

1. Pelapisan sosal

A. Pengertian

Menurut Pitririm A. Sorokin pelapisan sosial adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yg tersusun secara bertingkat

B. Pelapisan Sosial

Pelapisan masyarakat dalam masyarakat primitive :

Ø Perbedaan struktur ekonomi

Ø Klompok-kelompok suku

Ø Berdasarkan jenis kelamun dan umur

Ø Orang-orang yg dikucilkan

Ø Pemimpin yg berpengaruh

Ø Pembagian kerja

C. Terjadinya Pelapisan Sosial :

· Terjadi dengan sendirinya

· Terjadi dengan sengaja

D. Pembedaan Sisitem pelapisan menururt Sifatnya :

1. Sifat pelapisan masyarakat yang tertutup

2. Sifat pelapisan masyarakat terbuka

E. Beberapa teori tentang pelapisan social :

Aristoteles : orang kaya, menengah, melarat

Vilfredo pareto : elite dan non-elite

Karl max : kelas yang mempunyai tanah dan alat-alat produksi lainnya dan kelas yang tidak punya

Ukuran golongan masyarakat :

1. Ukuran kekayaan

2. Ukuran kekuasaan

3. Ukuran kehormatan

4. Ukuran Ilmu Pengetahuan

2. Kesamaan Derajat

A. Persamaan Hak : tercantum dalam Universal Declraration of Human Right

B. Persamaan Derajat di Indonesia : UUD ’45 pasal 27, 29 dan 31

3. Elite dan Massa

1. Elite

a. Pengertian : sekelompok orang yang terkemuka di bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.

b. Fungsi elite dalam memegang strategi

Pembedaan elite pemegang strategi secara garis besar :

· Elite politik

· Elite ekonomi, militer, diplomatic, dan cendikiawan

· Elite agama, filsuf, pendidik, dan pemuka agama

2. Massa

a. Massa adalah suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spontan yang dalam beberapa hal menyerupai crowd.

b. Hal-hal penting dalam massa :

1. Keanggotaan berasal dari semua lapisan masyarakat

2. Massa adalah kelompok yg anonym

3. Sedikit interaksi antar anggota

4. Very loosely organized

c. Peranan individu di dalam massa penting sekali

d. Masyarakat dan massa

· massa adalah gambaran kosong dari masyarakat

e. Hakekat dan perilaku massa

· Bentuk perilaku massa terletak pada garis aktivitas individual dan bukan

· Pada tindakan bersama

f. Peranan elite terhadap massa :

Ø Pencerminan kehendak masyarakatnya

Ø Memajukan kehidupan masyarakat

Ø Peranan moral dan solidaritas kemanusiaan

Ø Memenuhi kebutuhan pemuasan hedonic

4. Pembangian Pendapatan

1) Komponen Pendapatan

Rumah tangga produsen dan rumah tangga konsumen

2) Perhitungan Pendapatan

a. Sewa Tanah

adalah bagian dari pendapatan nasional yang diterima oleh pemilik tanah, karena telah menyewakan tanahnya pada penggarap.

b. Upah

Bagian dari pendapatan nasional yang diterima oleh buruh, karena menyumbangkan tenaganya dalam proses produksi.

c. Bunga Modal

Bagian dari pendapatan nasional yang diterima oleh pemilik modal, karena telah meminjamkan modalnya dalam proses produksi.

d. Laba Pengusaha

Balas jasa yang berupa keuntungan, karena telah mengorganisasikan factor-faktor produksi dalam melakukan proses produksi.

3) Distribusi Pendapatan

Dua cara pendistribusian pendapatan Nasional :

1. Aliran Liberal

2. Aliran Pemerintah

tugas isd bab 4

A.INTERNALISASI BELAJAR & SPESIALISASI

Masa Remaja merupakan masa transisi (masih rentan)& secara psikologis sangat problematis atau dapat disebut banyak terdapat permasalahan didalam hidupnya, masa ini memungkinkan mereka berada dlam anomi akibat kontradiksi norma maupun orientasi mendua, sehingga sangat kebesaran membuat mereka mudah untuk melanggar peraturan-peraturan.
ORIENTASI MENDUA : Orientasi yang bertumpu pada harapan ortu, masyaraka & bangsa yang sering bertantangan dengan keterikatan serta loyalitas terhadap peer.
Ada 2 ALTERNATIF memecahkan masalah :
1. Mengaktifkan kembali fungsi keluarga & pendidikan agama
2. Menegakkan hokum

PERAN MEDIA MASSA: semakin permisifnya masyarakat juga tercemin pada isi media yang beredar. Paling rawan berada dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Ciri-cirinya :
1. Keinginan memenuhi & menyatakan indentitas diri
2. Kemampuan melepas diri dari ketergantungan orang tua
3. Kebutuhan memperoleh akseptabilitas di tengah sesama remaja
PERLU DIKEMBANGAN : Kecenderungan-kecenderungan relasi orang tua & remaja ( KROR)
• KROR positif : Faktor dukung orang tua & remaja yang edukatif
• KROR negatif : tidak mendukung karena bersifat destrruktif & konfrontatif
B. PEMUDA DAN IDENTITAS PEMUDA : suatu generasi yang dipundaknya terbebani bermacam-macam harapan, dikarenakan sebgai generasi penerus yang akan selalu mengalami perubahan. Akan tetapi mempunyai permasalah-permasalahan yang sangat bervariasi, disampingnya pemuda juga memiliki potensi-potensi yang sangat beragam. Potensi yang dimiliki para pemuda juga sangat variatif sehingga dapat membantu membangun perkembangan di dunia.
PROSES SOSIALISASI : proses yang sangat menentukan kemampuan diri pemuda untuk menselaraskan diri di tengah-tengah kehidupan masyarakat, dapat dikatakan proses pembentukan kepribadian seseorang tergantung dimana mereka hidup dan bagaimana lingkungan disekitarnya.
I. Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda
Pola Dasar Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda ditetapkan Nomor : 0323/U/1978 tanggal 28 Oktober 1978.
Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda disusun berlandaskan :
1. Landasan idiil : Pancasila
2. Landasan konstitusional : Undang-undang Dasar 1945
3. Landasan strategis : Garis-garis Besar Haluan Negar
4. Landasan historis : Sumpah Pemuda Tahun 1928 & Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945

Landasan normative : Etika,tata nilai & tradisi luhur yang hidup di masyarakat
Motivasi dasar Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda bertumpu pada strategi pencapaian tujuan nasional. Seperti telah dikandung di dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV.

Pembinaan & Pengembangan Generasi Muda ada 2 pengertian pokok :
1. Generasi muda sebagai subyek pembinaan & pengembangan adalah mereka yang telah memiliki bekal-bekal & kemampuan serta landasan untuk dapat mandiri dalam keterlibatannya secara fungsional bersama potensi lainnya,guna menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi bangsa dalam rangka kehidupan berbangsa & bernegara serta pembangunan nasional.
2. Generasi muda sebagai obyek pembinaan & pengembangan ialah mereka yang masih memerlukan pembinaan & pengembangan kea rah pertumbuhan potensi & kemampuan-kemampuannya ke tingkat yang optimal & belum dapat bersikap mandiri yang melibatkan secara fungsional

II. MASALAH & POTENSI GENERASI MUDA
a. Dirasa menurunnya jiwa idealism,patriotism & nasionalisme.
b. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.
c. Belum seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia, baik formal maupun non formal.
d. Kurangnya lapangan kerja & Tingginya pengangguran.
e. Kurangnya Gizi untuk kecerdasan & pertumbuhan.
f. Masih banyak perkawinan yang di bawah umur.
g.Pergaulan bebas yang membahayakan.
h. Meningkatnya kenakalan remaja
i. Belum adanya peraturan perundangan yang menyangkut generasi muda.
2. Potensi-potensi Generasi Muda
a. Idealisme & daya kritis
b. Dinamika & Kreatifitas
c. Keberanian dalam mengambil resiko
d. Optimis & kegairahan semangat
e. Sikap kemandirian & disiplin murni
f. Terdidik
g. Keanekaragaman dalam persatuan & kesatuan
h. Patriotisme & Nasionalisme
i. Sikap kesatria
j. Kemampuan penguasaan imlu & teknologi
3. Sosialisasi : Proses yang membantu individu melalui belajar & penyesuaian diri dalam individu maupun masyarakat
o Tujuan pokok sosialisasi :
i. Individu harus diberi ilmu pengetahuan yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat
ii. Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif & mengembangkan kemampuannya
iii. Pengendalian fungsi-fungsi organic yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.
iv. Bertingkahlaku selaras dengan norma atau tata nilai & kepercayaan pokok yang ada pada lembaga atau kelompok khususnya & masyarakat umumnya
Faktor lingkungan bagi pemuda dalam proses sosialisasi memegang peran penting.

III. PERGURUAN & PENDIDIKAN

A. Mengembangkan Potensi Generasi Muda. Ini terjadi pada abad 20 karena kesulitan untuk pembangunan dunia. Pembinaan & pengembangan potensi angkatan muda , lebih diarahkan ke teori,kurangnya dalam pratikum.
B. Pendidikan & Perguruan Tinggi Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat menentukan dalam proses pembangunan. Manusia bukan hanya obyek pembangunan, akan tetapi juga subyek pembangunan,.
Generasi muda , khususnya yang berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi menjadi penting, karena :
1. Sebagai kelompok masyarakat yang memperoleh pendidikan yang terbaik
2. Sebagai kelompok masyarakat yang paling lama di bangku sekolah
3. Mahasiswa yang berasal dari berbagai etnis & suku bangsa dapat menyatu dalam bntuk terjadinya akulturasi sosial & budaya
4. Kelompok yang akan memasuki lapisan atas dari susunan kekuasaan,struktur perekonomian & pretise di dalam masyarakat.