Sabtu, 23 April 2011

tugas IBD

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadiran Allah SWT atas berkat dan rahmat-Nya lah saya dapat menyelesaikan makalah ini sesuai dengan yang di harapkan. Dalam makalah ini, saya akan membahas tentang individu.

Adapun makalah ini di susun untuk mengetahui peran individu dalam masyarakat. Makalah ini saya buat sebagai tugas dari mata kuliah ilmu budaya dasar (IBD)

Demikian makalah ini saya buat semoga bermanfaat,

Bekasi, 22 april 2011

Penyusun

Fajri Tabaris A

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

Daftar Isi

Bab I Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

1.2 Batasan Masalah

1.3 Tujuan Penulisan

Bab II Pembahasan

2.1 Pengertian individu

2.2 Peranan individu di dalam masyarakat dan keluarga

2.3 Masalah yang sering dihadapi oleh individu

Bab III Penutup

3.1. Kesimpulan

3.2 Saran

Daftar Pustaka

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Membahas tentang seseorang atau individu memang tak ada habisnya, apalagi individu – individu yang ada di dunia ini sangat beragam wajib bagi kita untuk saling memahami dan mengerti supaya terjalin sebuah hubungan yang harmonis dalam hidup bermasyarakat

1.2 Batasan Masalah

Makalah ini akan membahas apa itu individu, peranannya dalam hidup bermasyarakat dan masalah apa yang dihadapi dalam kehidupannya.

1.3 Tujuan Penulisan

Memberikan sebuah pengertian atau pandangan untu bisa saling memahami dan saling pengertian antar individu supaya terjadinya keharmonisan dalam hidup bermasyarakat

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian individu

Individu berasal dari kata latin, “individuum” yang artinya tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga,rasa,rasio,dan rukun.

1. Raga, yaitu fisik dari individu itu sendiri,setiap individu mempunyai cirri fisik yang berbeda

2. Rasa, yaitu sesuatu yang dirasakan oleh setiap individu tau disebut juga perasaan

3. Rasio ,akal atau pikiran yang dimiliki individu untuk berpikir dalam melakukan sesuatu

4. Rukun ,hubungan seorang individu dengan lingkungan sekitar atau dengan individu – individu lainnya

Sehingga dapat disimpulkan bahwa individu tidak hanya mempunyai peran khusus dalam bermasyarakat tapi individu juga mempunyai sifat,karakter dan kepribadian yang menunjukkan spesifik dirinya. adapun tiga aspek yang melelekat pada diri seorang individu yaitu :

1. Aspek jasmaniah : aspek ini yang meliputi bentuk muka, badan kelengkapan alat gerak dan lain-lain yang bersangkutan dengan fisik seseorang

2. Aspek rohaniah dan psikis : aspek ini meliputi kejiwaannya, perasaan dan hubungan dia dengan TUHANnya

3. Aspek sosialiasi : aspek yang terakhir ini meliputi hubungan seorang individu dengan keluarga, masyarakat, lingkungan dan makhluk ciptaan tuhan lainnya

2.2 Peranan individu di dalam masyarakat dan keluarga

Peranan seorang individu dalam kehidupan ini sangat penting artinya. Kenapa? Karena tanpa individu di dunia ini proses kehidupan tak akan berjalan mulus karena pada hakikatnya manusialah yang membuat perubahan pada dunia ini, tapi dalam pembahasan kali ini hanya akan dibahas 2 peranan individu dalam kehidupannya yaitu:

1. Peranan individu dalam keluarga:

Individu adalah bagian dari keluarga karena jika tidak ada individu maka tidak akan bisa di sebut KELUARGA, adapun peranan seorang individu di sebuah keluarga sanga penting, peranan individu dalam keluarga juga ditentukan atau dibedakan menurut perannya, maksudnya peranna seorang anak tentunya akan berbeda dengan peranan seorang ayah dalam sebuah keluarga, tapi diluar semua itu untuk terjalinnya sebuah keharmonisan dalam keluarga, harus mempunyai yang namanya memahami dan pengertian antar individu, kita harus paham dan mengerti apa peranan yang harus kita lakukan di dalam keluarga.

2. Peranan individu dalam masyarakat:

Selain sebagai makhluk pribadi individu juga membutuhkan adanya bantuan dari individu lain. Karena pada hakekatnya sekuat apapun individu itu pasti ada sesuatu yang tidak bisa dilakukan sendiri sehingga membutuhkan bantuan individu lainnya. Oleh karena itu penting sekali sikap dan etika kita dalam bergaul. Seorang individu yang mempunyai sikap,sifat dan kepribadian bagus tentunya akan mempunyai banyak teman di sekitarnya begitu pun sebaliknya individu yang tidak mau membuka diri pastinya sedikit mempunyai teman di sekitarnya sehingga sulit untuk meminta bantuan bila terjadi kesusahan pada dirinya

2.3 Masalah yang sering dihadapi oleh individu

Bila berbicara tentang individu tentunya tidak akan lepas dari yang namanya masalah,kenapa?? Karena setiap individu pasti mempunyai masalah mulai dari masalah kecil sampai dengan masalah yang tak terkira besarnya, sehingga banyak individu yang putus asa dan menyerah pada hidupnya, bverikut ini contoh masalah yang sering dihadapi oleh individu

· Kurangnya percaya diri: masalah ini sangat sering kali terjadi di kehidupan seorang individu, banyak penyebab yang mengakibatkan kurangnya percaya diri diantaranya merasa kurang rupawan dari individu sejenisnya, merasa dirinya kurang pintar, dll. Sehingga menimbulkan rasa rendah diri yang besar dan berdampak pada mental individu itu sendiri

· Masalah yang terjadi di dalam keluarga: masalah ini mungkin banyak kita dengar di kehidupan sehari – hari. Masalah yang menjadi masalah umum namun bisa membuat hidup seorang individu tak karuan. Maslaha yang ditimbulkan oleh sikap yang tidak seharusnya dari salah satu anggota keluarga, serta adanya kesalah pahaman yang tidak bisa diselesaikan karena keegoisan seluruh anggota keluarga, sehingga individu ini akan memberontak dan bersikap tak terkendali karena tempat yang seharusnya membimbing dia menjadi individu yang baik berubah menjadi sumber masalah

· Masalah hati atau percintaan: mungkin memang agak tabu untuk membahas ini sebagai masalah seorang individu. Tapi bila kita lihat lebih jauh maslaha ini cukup membuat orang / individu menjadi tak karuan kenapa?? Karena biasanya seseorang yang patah hati akan selelu terpuruk dalam kenangan bersama sang pujaan hati yang telah membuat dirinya menjadi hancur. Kadang kala banyak yang mengakhiri hidupnya karena tidak menahan sakit hatinya, padahal sakit ahati adalah masalah waktu, maksudnya seiring berjalannya waktu luka itu akan sembuh walaupun kita tak biasa bilang kalo luka itu hilang seluruhnya, tapi setidaknya di selang waktu yang lama itu kita menerima banyak perubahan dalam hidup yang bila kita pintaer memaknainya bisa dijadikan pelajaran untuk tidak jatuh di lubang yang sama

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Walaupun kita sebagai individu yang kuat dan tangguh tapi setidaknya kita juga akan membutuhkan bantuan individu lainnya untuk menyelesaikan masalah, oleh karena itu perlunya sikap,sifat,etika dan kebpribadian yang baik untuk menjalin hubungan baik dalam kehidupan antar individu/bermasyarakat

3.2 Saran

Sebaiknya mulai menata hidup kita untuk melakukan yang terbaik menurut kita ,orang lain dan tuhan. Karena sesuatu yang seenaknya dan egoisme akan berbuah kekacauan dalam kehidupan antar individu.

DAFTAR PUSTAKA

1. Ebook gunadarma “ ilmu social dasar”

2. Wikipedia.com